RUMAH AYOK, NOVITA n SONIA - Rabu, 17 Oktober 2007 Jam 08.00 saya silahturahmi ke rumah sahabat kecil waktu SMP, namanya Ayok. Kemudian saya mengajak ayok untuk pergi jalan-jalan ke Taman Safari Indonesia esok harinya dengan menggunakan sepeda motor. Malem harinya Ayok gantian datang silahturahmi ke rumah saya, kemudian kita melakukan “inspeksi mendadak” kerumah temen2. Pertama2 kita dateng kerumahnya Novita (temen satu kelas di SMP), dari kunjungan tersebut kita mendapatkan satu kotak kue nastar yang lezzzaat abis buat bekal perjalanan besok. Puas mendapatkan nastar, gantian kita satroni rumahnya Sonia (temen SMP juga tapi beda kelas), di situ kita sukses mendapatkan 3 Buavita, 2 Sari Apel, 4 cokelat TOP, serta satu kotak Kue Cookies. Wah senengnya bisa ngehemat duit buat beli bekal he,,he,,^_^..Malem itu kita benar-benar sukses "merampok" banyak makanan dan minuman… Taman Safari Indonesia Prigen, Kamis 18 Oktober 2007 05.30 saya berangkat bersama ayok, kami mengambil rute melalui daerah porong sidoarjo, namun naas sebelum memasuki wilayah Candi-Sidoarjo, ban belakang sepeda motor saya meletus. Jadi kita harus berhenti mencari tukang tambal ban dulu. Setengah jam lamanya menambal ban, akhirnya kita bisa melanjutkan perjalan. Kita tiba di TSI tepat pukul 07.30, krn msh tutup kita putuskan untuk mencari makan dulu di sepanjang jalan prigen. Setelah cukup lama mencari warung, akhirnya kita makan di warung Ilus. Saya memesan Sayur Asem ikannya Ayam + Daging, Ayok sendiri memesan Pecel. Untuk minum kami berdua memilih Teh hangat. Untuk masalah rasa, lumayanlah buat membohongi perut sementara. Seusai makan tibalah saat untuk membayar, betapa kagetnya kita berdua. Untuk makan segitu saja total menghabiskan 20rb, mau gmn lagi dah kadung makan, yang bisa kita lakuin cuma bayar plus ngomel dalam hati saja. Sial setelah makan perutku protes, minta segera "transfer" di"bank" terdekat, akhirnya kita berhenti sejenak di sebuah masjid dan saya pun dengan suksesnya "mentransfer" semua isi perut. Pukul 08.30 kami tiba dikomplek TSI, dan kami pun membeli tiket yang seharga 35rb. Karena masih pagi, suasana di TSI masih belum terlalu ramai. Setelah memarkirkan sepeda motor, kami bergegas menuju ke Bus Safari yang telah disediakan. mayoritas penumpang Didalem bus adalh rombongan keluarga (cm kami berdua yg msh perjaka ting-ting he,,,he,,) . Saya dan Ayok merasa kembali menjadi anak-anak. Hari itu rasanya seneng banget naik bus dan akan keliling melihat para “saudara” lama kita. Setelah bus penuh, akhirnya perjalanan pun dimulai. Komplek yang pertama kali saya kunjungi adalah komplek hewan yang berasal dari Eropa, disitu bnyak sekali hewan yang belum saya ketahui jenis dan namanya. Tapi ada juga yang saya ketahui semacam rusa, tapir dsb. Setelah Eropa, komplek berikutnya adalah Asia-Afrika. Disini banyak terdapat gajah, singa, macan, Kuda nil, Jerapah, babi rusa, Kangguru, Buaya, Monyet, Simpanse, Unta, Burung Unta, Burung Pelikan, Kuda Zebra dsb. Ketika mengeliling komplek tersebut, tiba-tiba saya teringat sebuah film kartun yang mengisahkan tentang persahabatan para hewan di sebuah kebun binatang. Ada yang tau judulnya?? Yupzz betul banget..Judulnya adalah Madagascar. Pas liat singa aku inget ama karakternya si ALEX, kemudian Kuda Zebra si MARTIN, Kuda Nil si Gloria, terus Jerapah si Melman. Wah suasana di dalam bus benar-benar rame banget. Anak-anaknya heboh dengan celotehnya melihat hewan-hewan yang mungkin selama ini mereka hanya tahu lewat gambar atau buku cerita. Tapi ada satu hal yang mengurangi keasyikan bersafari. Sopir bus yang kita tumpangi, jalannya terlalu cepat. Jadi kita tidak bisa menikmati komplek TSI dengan puas, gara-gara si sopir bus yang mungkin lagi kejar setoran, jadin ia mengemudikan busnya dengan cepat. Selesai berkeliling. Kami melanjutkan ke arena rekreasi dan bermain TSI. Tempat ini benar-benar cocok digunakan sebagai ajang rekreasi keluarga, banyak wahana permainan buat anak-anak kecil. Kemudian ada juga berbagai macam atraksi hewan, diantaranya atraksi gajah bermain, atraksi beruang, atraksi burung kakaktua, atraksi babyzoo dan masih banyak lagi. Cukup lama kami mengeliling kompleks permainan, karena lelah kami pun memutuskan untuk istirahat sejenak. Hampir aja kami lupa tidak memakan bekal makanan, langsung aja kami mengeluarkan hasil makanan yang kami “rampok” dari Novita n Sonia. Ternyata lumayan banyak banget lhoo yang kita bawa, sampai-sampai seperti mau jualan ato seperti suasana lebaran dirumah gitu (cz jajan yang kita bawa khan jajan yang sering disajikan ketika suasana lebaran). Tapi kita sih cuek aja meskipun banyak yang lihat, yang penting tancap abizz boss. Seusai makan, jam sudah menunjukkan pukul 11.30. Kami pun memutuskan untuk segera melanjutkan perjalanan. Ketika kami keluar dari komplek, betapa terkejutnya kami, ternyata didepan pintu masuk TSI sudah terlihat antrian mobil yang sangat panjang menunggu giliran untuk masuk. Kami berdua hanya bisa geleng-geleng …